Cara Mengurus TDI Tanda Daftar Industri

Syarat dan Cara Mengurus Tanda Daftar Industri (TDI)

Tanda Daftar Industri (TDI) merupakan salah satu dokumen penting yang harus dimiliki oleh para pelaku industri. Surat ini memang sangat penting dan sangat diperlukan dalam dunia perindustrian. TDI merupakan salah satu jenis surat izin untuk melakukan usaha industri untuk kelompok industri kecil menengah dengan investasi mulai dari 5 juta hingga 200 juta.

Investasi tersebut belum termasuk investasi untuk tanah dan bangunan perusahaan. TDI merupakan salah satu bukti yang legal bahwa industri yang dijalankan suah terdaftar atau sudah resmi. Dengan demikian, segala aktivitas atau kegiatan yang berjalan di dalamnya tidak akan mendapatkan jeratan hukum.

Tanda Daftar Industri (TDI) merupakan surat yang wajib untuk dimiliki berdasarkan peraturan daerah No 1 tahun 2010 dalam Bab 5 Pasal 43 ayat 1. Dalam ayat tersebut telah dijelaskan bahwa setiap pelaku industri atau orang yang melakukan pendirian usaha dalam bidang industri kecuali industri kecil di bawah modal 5 juta harus memiliki izin usaha industri.

Dalam membuat Tanda Daftar Industri (TDI), terdapat beberapa syarat yang memang perlu untuk dipersiapkan. Syarat-syarat tersebut sebaiknya dilengkapi terlebih dahulu agar nantinya Anda lebih mudah dalam melakukan proses pembuatannya. Simak tentang syarat apa saja yang diperlukan dalam pembuatan TDI berikut ini.

Syarat-syarat Pembuatan Tanda Daftar Industri (TDI)

Untuk membuat Tanda Daftar Industri (TDI), perlu Anda persiapkan terlebih dahulu syarat-syarat yang nantinya akan diminta oleh petugas pendaftaran. Beberapa persyaratan penting yang harus Anda bawa ketika ingin melakukan pendaftaran izin industri adalah:

  1. Fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak/ NPWP dari pemilik atau pengelola industri
  2. Fotocopy KTP Pemohon
  3. Surat izin gangguan industri jika industri menghasilkan limbah yang dapat membahayakan lingkungan di sekitarnya
  4. Surat izin tempat yang dipergunakan untuk melakukan proses industri. Jika industri yang dijalankan menggunakan bangunan sendiri, maka sertifikat tanah dan bangunan perlu untuk dicantumkan. Namun, jika tanah yang digunakan untuk melakukan proses industri adalah tanah sewa, maka hal yang perlu dilampirkan adalah surat perjanjian sewa tanah atau bangunan
  5. Fotocopy akta pendirian industri atau perusahaan
  6. Pas foto 4×6 dengan jumlah 2 lembar bagi penanggung jawab atau pemilik perusahaan
  7. Surat persetujuan dari lingkungan RT atau RW setempat hingga izin ke kepala desa jika proses pembuatan produk dalam industri tersebut membahayakan lingkungan sekitar
  8. Surat pernyataan pengelolaan lingkungan
  9. Dokumen lain yang diperlukan

Jika semua persyaratan untuk pembuatan Tanda Daftar Industri (TDI) telah Anda persiapkan sebelumnya, maka proses ijin pun akan berjalan degan lebih mudah.

Selain persyaratan dokumen yang harus disediakan seperti yang telah disebutkan di atas, terdapat persyaratan yang lain yang harus diketahui. Persyaratan ini bisa disebut dengan persyaratan teknis. Beberapa persyaratan teknis yang perlu dipersiapkan dalam melakukan izin tanda daftar industri adalah :

  1. Jika industri kecil yang berinvestasi dalam perusahaan tersebut mencapai 5 juta hingga 200 juta dan itu belum termasuk lahan serta bangunan yang digunakan, maka industri tersebut benar-benar harus memiliki Tanda Daftar Industri (TDI)
  2. Semua bidang industri kecil yang memiliki investasi seluruhnya belum termasuk gedung dan bangunan industri kuran dari 5 juta, maka industri jenis ini tidak perlu memilki TDI. Namun, jika perusahaan tersebut memiliki keinginan untuk mendapatkan TDI, hal ini tentu saja diperbolehkan.

Kedua hal tersebut harus dipahami betul-betul agar pelaku industri kecil dengan investasi lebih dari 5 juta paham untuk membuat TDI.

Selanjutnya, proses untuk pembuatan Tanda Daftar Industri (TDI) ternyata tidaklah sulit untuk dilakukan. Asalkan semua dokumen dan persyaratan telah dipersiapkan, maka proses pembuatan pun akan berjalan dengan cepat dan lancar.

Cara Membuat Tanda Daftar Industri ( TDI )

Cara membuat Tanda Daftar Industri (TDI) bisa Anda simak dalam langkah-langkah berikut ini.

  1. Perusahaan yang ingin mendapatkan TDI bisa mengajukan permohonan untuk mendapatkan TDI ke Dinas Perindustrian setempat yang berada di tingkat kabupaten atau kota. Jadi, kepengurusan TDI berbeda tempat dengan kepengurusan tanda daftar perusahaan nya.
  2. Setelah sampai di pendaftaran yang ad di dinas setempat, maka proses pembuatan Tanda Daftar Industri (TDI) bisa dimulai dengan mengisi formulir yang telah disediakan. Jika Anda merasa bingung dalam mengisi formulir, Anda bisa menanyakannya ke petugas pendaftaran.

Setelah semua kolom dalam formulir pendaftaran terisi dengan lengkap, maka proses selanjutnya adalah dengan menyerahkan formulir pendaftaran ke petugas dilampiri dengan semua dokumen persyaratan lain yang sudah dipersiapkan sebelumnya

  1. Langkah berikutnya adalah membayar uang pendaftaran sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh Undang-undang yang berlaku
  2. Kini, saatnya petugas untuk melakukan survey dari formulir yang telah Anda isi dan persyaratan yang telah dikumpulkan. Jika kondisi di lapangan sedang tidak ramai, maka seusai pemeriksaan tersebut TDI bisa langsung diterbitkan. Namun jika kondisi sedang tidak memungkinkan, TDI pun bisa diterbitkan pada hari berikutnya.
  3. Pemohon bisa mendapatkan dan menunggu jawaban dai persyaratan Tanda Daftar Industri (TDI) yang diajukan dari dinas perindustrian.

Cara pendaftarannya memang cukup mudah. Anda bisa melakukannya dalam waktu sehari saja jika memang semua syarat yang dibutuhkan sudah terpenuhi dengan baik. Jadi, pastikan Anda membawa semua syarat yang diperlukan sebelum mengajukan pembuatan Tanda Daftar Industri (TDI) ke dinas perindustrian.

Manfaat Tanda Daftar Industri

Mengapa setiap industri harus memiliki Tanda Daftar Industri (TDI)? Baiklah, TDI tentu memiliki banyak sekali manfaat bagi para pelaku industri. Melihat banyaknya manfaat dari TDI, sudah pasti pelaku industri akan segera membuat TDI secepat mungkin. Berikut beberapa manfaatnya.

  1. Syarat penunjang perkembangan usaha industri yang dilakukan

Dalam dunia industri tentu tidak terlepas dari pinjaman kepada pihak lain seperti pad pihak bank atau pun pihak lainnya. Pinjaman adalah hal biasa untuk mengembangkan usaha. Dengan adanya TDI, ini akan mempermudah Anda dalam mengajukan pinjaman ke Bank

  1. Perlindungan hokum

Memiliki TDI artinya bahwa usaha industri yang dilakukan sudah berada di bawah hukum. Artinya, dengan memiliki TDI maka usaha industri yang Anda lakukan berarti sudah legal atau aman serta telah terdaftar resmi di pemerintah Indonesia.

  1. Untuk mengembangkan usaha ke luar negeri

Pemilik industri pasti menginginkan usaha yang dijalankannya berkembang dengan pesat hingga ke luar negeri. Dengan memiliki Tanda Daftar Industri, maka hal ini akan lebih memudahkan pelaku industri untuk mengembangkan industrinya ke mancanegara.

Jadi, banyak sekali manfaat dari Tanda Daftar Industri (TDI) yang penting untuk Anda ketahui. Tanpa adanya TDI, mak Anda bisa kesulitan untuk mengembangkan usaha Anda. Lagipula, tanpa adanya TDI berarti produk yang Anda produksi belum tentu legal dan bisa sewaktu-waktu terjerat oleh hukum.

Jadi, Tanda Daftar Industri (TDI) sangat penting untuk dibuat, terutama untuk pelaku industri yang investasinya sudah lebih dari 50 juta hingga 200 juta rupiah. Kepengurusan TDI juga tidak sulit untuk dilakukan. Jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda pembuatan TDI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *