Posts

cara budidaya ikan cupang

Kupas Bisnis – Artikel Bisnis , Peluang Usaha, UMKM, Wiraswasta – Bisnis Ikan Cupang , Langkah Budidaya Ikan Cupang di Rumah Dengan Mudah

Membudidayakan ikan cupang bisa menjadi salah satu pilihan bisnis sampingan yang cukup simple untuk dilakukan. Prospeknya juga cukup bagus mengingat jenis ikan hias ini tetap digemari dari masa ke masa dan tidak hanya menjadi trend semata. Modal yang kamu butuhkan juga tidak banyak ditambah lagi tempat yang dibutuhkan juga tidak harus besar. Langkah-langkah yang harus dilalui tidak terlalu rumit dan kamu bisa segera mencobanya.

Cara Budidaya Ikan Cupang

Untuk kamu yang tertarik dengan bisnis ternak ikan cupang ini, kamu bisa ikuti beberapa langkah berikut ini.

  1. Memilih Indukan Cupang

Untuk memilih indukan terbaik, pilihlah yang sehat, tidak cacat, besarnya hampir sama dan memang sudah siap untuk kawin. Salah satu cara mengenalinya dengan munculnya gelembung udara di permukaan air yang semakin banyak.

Tips untuk memilih betinanya, pilih yang perutnya menggelembung  besar karena bisa dipastikan peluangnya lebih baik karena bisa menampung banyak telur. Untuk yang jantan, pilihlah yang usianya lebih dari 5 bulan.Tetapi jangan memilih yang usianya lebih dari 8 bulan karena kualitas spermanya mulai menurun.

  1. Menyiapkan wadah pemijahan

Untuk tempat pemijahan, kamu hanya membutuhkan tempat kecil seperti botol ataupun gelas transparan agar dapat terlihat oleh ikan cupang jantan.

Wadah kecil ini juga dimaksudkan untuk memancing cupang jantan membuat gelembung udara. Pisahkan cupang jantan dalam wadah yang  berbeda karena mereka tidak bisa langsung dicampur.

  1. Menyiapkan media pejah

Fungsi dari media pejah ini adalah untuk tempat meletakkan telur/ busa dari ikan cupang jantan. Beberapa media yang bisa dipilih antara lain potongan styrofoam, daun ketepang kering ataupun tanaman air.

  1. Menyiapkan air untuk pemijahan

Ukuran ideal kedalaman air adalah 10-15 cm agar pemijahan sukses. Suhu air juga berpengaruh dengan kesuksesan pemijahan jadi air di bagian dalam tidak boleh terlalu dingin yaitu sekitar 25 derajat celsius

  1. Pemijahan

Bila persiapan sudah matang, saat pemijahan sudah bisa kamu lakukan dengan cara meletakkan jantan dalam wadah agar beradaptasi selama 1 malam hari.

Lalu masukkan si betina yang masih ada di dalam botol ke dalam wadah pemijahan. Selama itu biarkan cupang jantan membangun sarang selama 2-8 jam.

Bila keduanya saling tertarik kamu bisa melepaskan cupang betina agar menjadi 1 wadah dan melakukan pembuahan.

Semoga beberapa langkah diatas dapat membantu kamu dalam beternak ikan cupang.Dengan langkah yang mudah ini kamu bisa mencoba berbisnis sambil menikmati koleksi cupang yang kamu punya.

Baca juga cara budidaya ikan nila di kolam beton.

cara budidaya ikan nila di kolam beton

cara budidaya ikan nila di kolam beton

Kupas Bisnis – Tips Bisnis , Peluang Usaha, UMKM, Wiraswasta – Bisnis Ikan Nila, Cara Budidaya Ikan Nila Di Kolam Beton

Ikan Nila merupakan jenis ikan air tawar, ikan memang banyak di gemari oleh masyarakat di berbagai kalangan. Karena rasanya yang gurih dan enak ikan ini juga sering menjadi menu favorit.

Sebagian masyarakat pun banyak yang membudidayakan ikan nilai ini sebagai peluang usaha.

Karena usaha dari budidaya ikan tersebut sangat menjanjikan mengingat permintaan pasar yang kian meningkat setiap tahunnya. Saya juga akan memberi tahu kalian cara budidaya ikan nila di kolam beton.

Cara membudidayakan ikan nila ini cukup mudah untuk di coba, karena ikan jenis air ini tawar dapat dengan mudah berkembang biak dengan baik di berbagai jenis kolam.

Cara Budidaya Ikan Nila Di Kolam Beton

Membudidayakan ikan nila di kolam beton juga terbilang  mudah, sehingga dapat dijadikan sebagai peluang usaha.

Dalam membudidayakan ikan nila ini dapat dijalankan dalam 3 sistem pemeliharaan, yaitu dengan sistem pemeliharaan ikan secara campur, tunggal atau juga dapat dibudidaya bersama dengan ternak ayam.

Ketiga cara pemeliharaan tersebut merupakan cara paling menguntungkan dan efektif dalam melakukan budidaya ikan nila.

Pemeliharaan ikan nila secara campur sebaiknya tidak di campur oleh ikan predator, sedangkan jika anda membudidayakan ikan nila secara rumahan alangkah baiknya pemeliharaannya dilakukan bersamaan dengan pemeliharaan unggas.

Jika anda ingin serius dalam membudidayakan ikan nila sebaiknya anda menggunakan sistem pemeliharaan tunggal yang di lakukan di kolam beton.

Misalkan anda  tertarik dengan bisnis ini, anda perlu mengetahui tahapan yang harus di jalankan. Berikut Cara Budidaya Ikan Nila Di Kolam Beton :

1. Persiapan Kolam

Pembuatan kolam memang harus di perhatikan dalam membudidayakan ikan nila. Persiapkan kolam dengan cara membersihkan kolam dan lakukan proses pengapuran kemudian diamkan selama beberapa hari.

Jika sudah didiam kan beberapa hari lakukan pemupukan menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos, lalu diamkan lagi selama beberapa hari.

Selanjutnya genangi kolam beton dengan air berketinggian sekitar 20-30 cm kemudian lakukan penyemprotan menggunakan pestisida dan diamkan lagi selama beberapa hari agar sinar matahari dapat mengenai dasar kolam yang sudah dilakukan pemupukan.

Langkah terakhir tingkatkan ketinggian air mencapai 150 cm kemudian letakan daun pisang, eceng gondok serta tumbuh-tumbuhan air pada permukan kolam.

Persiapan kolam ini memerlukan waktu 2 minggu, diamkan selama 1 minggu sebelum benih di tebar. Proses ini bertujuan agar budidaya ikan nila berjalan dengan baik.

2. Pembenihan

Setelah kolam siap digunakan, benih ikan nila sudah bisa di tebar. Benih ikan nila yang di tebar harus berkualitas bagus dan sehat ukurannya juga seragam berukuran 8-12 cm dengan kepadatan yebar sekitar 10-15 ekor/meter.

Ikan nila yang bagus memiliki ciri-ciri ukuran yang seragam pergerakan ikan lincah tidak terdapat cacat fisik dan kondisi ikan sehat.

Jika benih sudah siap jangan melakukan penebaran ikan nila secara serentak, karena benih ikan nila akan mengalami stres.

Sebaiknya benih ikan dimasukan terlebih dahulu ke dalam baskom atau ember besar yang sudah di isi air kolam.

Diamkan benih ikan selama 30 menit sebelum melakukan penebaran hal ini bertujuan agar benih ikan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Lalu ember yang berisi benih ikan tersebut dapat di masukan ke dalam kolam dengan cara memiringkan ember di kolam agar benih ikan keluar dengan sendirinya, sebaiknya lakukan proses penebara benih di waktu pagi, sore atau malam hari karena di saat itu suhu air sedang stabil.

3. Pemeliharaan

Jika benih-benih ikan sudah di tebar pada kolam, anda harus melakukan pemeliharaan ikan secara intensif sampai benih ikan nila siap di panen. Ada 3 hal penting yang harus anda perhatikan agar usaha budidaya ikan nila ini menguntungkan :

Tahap Pengelolaan Air Kolam

Tahap pengelolaan air kolam memang harus di perhatikan agar benih ikan nila bisa tumbuh secara optimal. Apabila air kolam mengeluarkan aroma bau dan air sudah terlihat keruh sebaiknya segera ganti dengan air yang baru agar kualitas air kolam kembali normal.

Caranya anda tidak perlu menguras air kolam, anda hanya membuang air kolam sekita 1/3 nya saja lalu isi dengan air yang baru sampai ke batas normal.

Tahap Pemberian Pakan

Jika anda ingin hasil panen yang mengungtungkan pemberian pakan ini harus di perhatikan juga.

Pemberian pakan ini harus di lakukan secara rutin 3 kali sehari, menggunakan pakan sejenis pelet yang memiliki kandungan protein 25-30%.

Pemberian pakan pada ikan juga harus di sesuaikan pada kebutuhan ikan dengan berat tubuhnya sekita 3% dari berat tubuhnya.

Tahap Pengendalian Hama dan Penyakit

Agar mencegah ikan Nila terserang dari penyakit pastikan volume dan kualitas air selalu terjaga dengan baik dan juga pemberian pakan tidak berlebihan. Hal ini dikarenakan sisa pakan ikan yang mengambang bisa menjadi sumber penyakit pada ikan nila.

Panen

Masa ini memang di tunggu-tunggu, karena tahap ini menentukan keberhasilan dalam budidaya ikan nila. Waktu panen ikan nila di hitung dari besar bobot tubuhnya mencapai 300-500 gram/ekor yang berumur 4-6 bulan pada awal pembenihan.

Proses panen juga sebaiknya dilakukan dengan menguras air kolam dengan membuka lubang pada kolam agar lebih cepat dalam proses penangkapan ikan.

Sekian Cara Budidaya Ikan Nila Di Kolam Beton, jika anda ingin mencobanya semoga berhasil.

Baca juga Cara Budidaya Ikan Cupang

cara budidaya ikan cupang