Press "Enter" to skip to content

Cara Membuat SITU (Surat Izin Tempat Usaha)

kupas bisnis 1

Kupas Bisnis – Artikel Bisnis , Peluang Usaha, UMKM, Wiraswasta – Bagaimana Cara membuat Surat Izin Usaha – Cara Membuat SITU (Surat Izin Tempat Usaha) Apa itu SITU? SITU adalah singkatan dari Surat Izin Tempat Usaha. Lalu apa Manfaat, Bagaimana Cara, Syarat Dan Langkah Pembuatan Surat Izin Tempat Usaha (SITU)? Apa bedanya SITU dengan SIUP?  Simak ulasan yang lengkap berikut ini!

Untuk Anda yang berniat membuka tempat usaha, ternyata ada persyaratannya. Salah satunya adalah dengan mengurus Surat Izin Tempat Usaha (SITU). Ternyata persyaratan ini berbeda dengan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), otomatis berbeda pula kegunaan dan juga persyaratannya. Namun keduanya harus sama-sama diurus agar nantinya usaha yang dijalankan lancar tanpa hambatan.

Surat Izin Tempat Usaha (SITU) ini adalah cara untuk mendapatkan izin usaha di suatu tempat sehingga nantinya tidak akan menimbulkan kerugian ataupun masalah. Ini merupakan surat resmi yang dikeluarkan pemerintah dan memiliki dasar hukum yang kuat.

Peraturan di setiap daerah mungkin saja berbeda sesuai dengan kebijakan daerah yang ditempati pembuat usaha. Sebelum membuatnya, alangkah baiknya Anda tahu manfaatnya terlebih dahulu.

Manfaat Surat Izin Tempat Usaha (SITU)

  1. Surat Izin Tempat Usaha (SITU) akan memberikan perlindungan secara hukum bagi pelaku usaha

Banyak sekali para pedagang kaki lima yang membuka usaha atau menggelar dagangannya di sembarang tempat. Selain membuat tidak nyaman bagi para masyarakat, hal ini akan mengurangi keindahan dan memunculkan ketidaktertiban.

Oleh karena itu tidak heran bila mereka akan ditertibkan oleh para satpol PP. Namun bila Anda sudah tertib dengan membuat Surat Izin Tempat Usaha (SITU), penggusuran itu tidak akan terjadi pada usaha Anda.

  1. Syarat dasar mengembangkan usaha yang dirintis

Nantinya Surat Izin Tempat Usaha (SITU) ini akan bermanfaat bagi Anda untuk mendapatkan modal tambahan. Modal ini dapat digunakan untuk mengembangkan usaha agar lebih maju dan berkembang dari para pemodal.

  1. Surat Izin Tempat Usaha (SITU) sebagai dokumen untuk mengikuti lelang dan tender

Sebelum mengikuti lelang ataupun tender, sebuah usaha harus memiliki dokumen yang legal. Hal ini tentu saja akan lebih memberikan jaminan bahwa usahanya sah secara hukum saat sudah memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU).

  1. Syarat untuk dapat berkembang ke level internasional

Ternyata Surat Izin Tempat Usaha (SITU) ini juga sangat berguna bagi Anda yang ingin mengembangkan usaha ke taraf internasional. Dokumen ini akan memperlancar transaksi ekspor impor yang dilakukan dalam usaha Anda.

  1. Sebagai usaha meningkatkan kredibilitas dan sarana promosi

Dengan memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU), ini akan membuka peluang Anda untuk mengikuti beberapa pameran pelaku usaha. Selain itu juga dapat menjadi wadah mempromosikan usaha pada pemerintah.

  1. Terbinanya usaha dengan skala kecil, menengah dan besar

Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dapat memberikan kemudahan bagi pemerintah dalam membina perusahaan dalam skala kecil, menengah maupun besar.

  1. Menciptakan iklim usaha yang tertib dan sehat

Sebelum pemberian Surat Izin Tempat Usaha (SITU), tentu saja pemerintah akan melakukan survey untuk mengetahui keadaannya. Hal ini untuk meminimalisir munculnya usaha yang tidak sehat dan tidak tertib.

Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat dan wajib dimiliki oleh semua badan usaha. Hal ini diharapkan agar usahanya akan berkembang dengan baik, lancar dan aman.

Apabila tidak mengurus dokumen ini, perusahaan akan mendapatkan sanksi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan di daerahnya. Hal yang paling banyak ditemui, bila sebuah usaha tidak memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU), akan diancam pidana.

Isi ancamannya berdasar pada ketentuan undang-undang yang berlaku karena telah dianggap mengganggu dan merusak lingkungan.

Selain itu usahanya dapat juga ditutup atau dihentikan kegiatan usahanya atau tidak akan mendapat izin meningkatkan operasional usahanya. Mengingat pentingnya Surat Izin Tempat Usaha (SITU), segeralah membuat dan melengkapi syarat-syaratnya.

Syarat-syarat membuat Surat Izin Tempat Usaha (SITU)

Yang pertama adalah syarat keamanan yang melingkupi penyediaan alat pemadam kebakaran dan harus menaati undang-undang keselamatan kerja. Yang kedua adalah syarat kesehatan dimana pelaku usaha harus menjaga kebersihan dan kesehatan.

Hal ini dapat diwujudkan dengan menyediakan tempat sampah sehingga tidak mencemari lingkungan. Perusahaan juga harus menyediakan peralatan P3K. yang terakhir adalah menjaga ketertiban dengan jam izin yang sesuai juga perizinan dari BPOM.

Dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat pembuatan Surat Izin Tempat Usaha (SITU)

  1. Yang pertama adalah mengisi formulir yang telah disediakan untuk Pengajuan Izin Tempat Usaha Bermaterai Secukupnya.
  2. Membawa fotokopi KTP beserta aslinya
  3. Menyertakan fotokopi sertifikat tanah sebagai bukti kepemilikan tanah yang telah disahkan oleh pemerintah yang memiliki kewenangan.
  4. Bila tanah yang ditempati bukan milik sendiri, harus ada surat pernyataan perjanjian sewa atau kontrak disertai materai.
  5. Memiliki fotokopi izin mendirikan bangunan (IMB) dilengkapi dengan gambar.
  6. Adanya surat pernyataan dari pemilik lahan atau bangunan yang berhimpitan dengan tempat usaha yang menyatakan tidak keberatan. Surat tadi harus diketahui oleh lurah, RT dan RW setempat.
  7. Gambar denah IMB yang detail disertai dengan jalan yang ada di depan, samping dan belakang sesuai status kepemilikan tanah.
  8. Fotokopi akta pendirian usaha (CV, PT, yayasan, koperasi) untuk yang memiliki badan hukum.

Langkah, prosedur dan cara pembuatan Surat Izin Tempat Usaha (SITU)

Berikut ini Cara membuat Surat Izin Usaha – Cara Membuat SITU (Surat Izin Tempat Usaha)

  1. Pemilik usaha datang ke dinas perizinan ataupun instansi yang memiliki andil serta tanggung jawab dengan membawa persyaratan lengkap.
  2. Setibanya ke dinas perizinan, langsung ajukan permohonan pada bupati atau camat dengan melengkapi semua persyaratan administrasi yang diperlukan.
  3. Setelah itu nantinya petugas akan meneliti berkas persyaratan administrasi yang dikumpulkan. Apabila sudah dinyatakan lengkap, Anda akan diberikan nomor registrasi dan masuk ke dalam list buku permohonan izin tempat usaha. Tetapi apabila belum lengkap, petugas akan memberi arahan tentang dokumen apa saja yang perlu dilengkapi.
  4. Petugas akan melakukan survey dengan meninjau lokasi tempat usaha dengan mencocokkannya dengan data.
  5. Setelah peninjauan selesai, nantinya draft izin akan diperiksa dan di tanda tangani oleh kabid pengelolaan. Selanjutnya akan dilanjutkan ke kabat tata usaha.
  6. Kepala dinas perizinan atau pejabat berwenang kemudian akan menandatangani keputusan izin tempat usaha.
  7. Setelah mendapatkan tanda tangan, maka akan diagendakan oleh kabid pengelolaan untuk selanjutnya diserahkan ke loket pengambilan izin dan loket pembayaran.
  8. Pembayaran izin tempat usaha dibayarkan langsung di dinas perizinan atau dapat juga lewat atm dan bank yang telah ditunjuk oleh pemerintah kabupaten setempat.
  9. Selanjutnya pemohon mengambil surat izin yang telah jadi dengan menyertakan bukti setor (SKRD).

Lamanya proses pembuatan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) setelah dilakukannya survey dan persyaratan yang dibutuhkan telah lengkap cukup lama. Kurang lebih Anda harus menunggu selama 14 hari masa kerja. Rinciannya adalah 2 hari masa kerja untuk pemohon baru dan bisa lebih. 7 hari digunakan untuk melakukan survey dan perpanjangannya memakan waktu selama 2 hari.

Informasi tambahan tentang Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang harus Anda tahu adalah bahwa surat ini harus diperpanjang. Hal ini dikarenakan masa berlakunya hanya dalam jangka waktu 3 tahun. Apabila tidak diperpanjang, maka Anda dianggap tidak memiliki surat izin ini. Untuk memperpanjangnya, Anda juga harus mempersiapkan beberapa dokumen yang dibutuhkan.

Syarat perpanjangan Surat Izin Tempat Usaha (SITU)

Berikut ini syarat membuat perpanjangan Surat Izin Usaha – Cara Membuat perpanjangan SITU (Surat Izin Tempat Usaha)

  1. Memberikan surat permohonan perpanjangan dengan disertai tanda tangan pemohon dan materai
  2. Fotokopi dokumen Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang lama
  3. Fotokopi IMB
  4. Fotokopi SPPT dan STTS PBB (tahun terakhir)
  5. Fotokopi akta pendirian perusahaan (untuk PT harus disertai dengan akta pendirian perusahaan dari Menteri Hukum dan HAM)
  6. Surat keterangan domisili usaha yang dibangun dari kecamatan

Nah, ternyata membuat Surat Izin Tempat Usaha (SITU) tidaklah sulit bukan? Setelah mengetahui semua manfaatnya pasti Anda akan menyadari pentingnya surat ini dan segera membuatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *